SELATPANJANG – DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2022, Senin (15/11/2021) siang di Gedung Balai Sidang DPRD Kepulauan Meranti.

Rapat Paripurna keenam, masa persidangan pertama, tahun persidangan 2021 itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Ardiansyah dan didampingi  Wakil Ketua DPRD Kepulauan Meranti H Khalid Ali didampingi wakil ketua lainnya Iskandar Budiman dan dihadiri 19 anggota DPRD.

Selain itu tampak hadir Bupati Kepulauan Meranti H Muhammad Adil, Sekretaris Daerah, Dr H Kamsol, seluruh pimpinan OPD dan instansi vertikal lainnya

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Ardiansyah mengatakan rapat paripurna hari ini dilaksanakan atas
Keputusan Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Sebagaimana kita maklumi bersama, bahwa hari Senin 8 November malam kemarin kita telah melaksanakan Penandatangan Mou KUA-PPAS RAPBD tahun Anggaran 2022, antara pemerintah daerah dengan lembaga
Legislatif, sehingga menjadi acuan dalam pembahasan RAPBD
Tahun anggaran 2022 ini,” kata Ardiansyah.

Ketua DPRD Kepulauan Meranti itu juga mengatakan, berdasarkan pasal 311 ayat 1 undang-undang Republik
Indonesia nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah,
menyatakan kepala daerah wajib mengajukan rancangan Perda tentang
APBD disertai penjelasan dan dokumen-dokumen pendukungnya
kepada DPRD sesuai dengan waktu yang ditentukan oleh
ketentuan peraturan perundang undangan untuk memperoleh
persetujuan bersama.

Hal ini juga sejalan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri
nomor 27 tahun 2021 tentang pedoman penyusunan APBD tahun anggaran 2022.

“Berdasarkan hal itu Bupati Kepulauan Meranti pada rapat paripurna
hari ini, akan menyampaikan pidato kepala daerah tentang nota
keuangan RAPBD Kabupaten Kepulauan Meranti tahun
anggaran 2022,” kata Ardiansyah.

Pria yang akrab disapa Jack ini juga mengatakan, setelah mendengarkan
penyampaian pidato kepala daerah tentang nota keuangan
RAPBD Kepulauan Meranti tahun angaran 2022 oleh Bupati Kepulauan Meranti, selanjutnya pimpinan dewan akan menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Kepulauan Meranti tentang RAPBD tahun anggaran 2022 lengkap dengan dokumen dan lampirannya kepada seluruh anggota dewan untuk dibahas dan dicermati sebagai bahan pertimbangan dalam memberikan pandangan umum fraksi – fraksi dewan.

“Untuk itu kepada fraksi-fraksi yang ada, agar dapat segera menyiapkan
pandangan umum pada sidang paripurna berikutnya, yang
Inshaallah akan dilaksanakan pada hari Selasa, (16/11/2021) besok pagi,” kata Jack.

Bupati Kepulauan Meranti H Muhammad Adil dalam pidatonya menyampaikan penyusunan rancangan APBD Kabupaten Kepulauan Meranti tahun Anggaran 2022  berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2021 tentang pedoman penyusunan APBD tahun anggaran 2022 dan Kesepakatan bersama antara pemerintah daerah dengan DPRD tentang KUA-PPAS dengan Nota kesepakatan tertanggal 8 November 2021. 

 Disampaikannya lagi, penyusunan rancangan APBD Kabupaten Kepulauan Meranti tahun anggaran 2022 telah mempertimbangkan kondisi terkini kinerja perekonomian daerah dan nasional serta memperhitungkan kemampuan fiskal daerah. 

Pendapatan daerah yang dianggarkan dalam APBD tahun anggaran 2022 juga merupakan perkiraan yang terukur secara rasional dan memiliki kepastian serta berdasarkan pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang dapat dicapai untuk setiap sumber pendapatan.

Dikatakan Bupati, rancangan APBD Kabupaten Kepulauan Meranti tahun anggaran 2022 dengan komposisi belanja berjumlah Rp1,40 triliun lebih yang terdiri dari pendapatan berjumlah Rp1,16 triliun lebih dengan defisit sebesar Rp 239 miliar lebih.

Sementara untuk komposisi target jumlah pendapatan tersebut, menurut sumber-sumber pendapatan asli daerah ditargetkan sebesar Rp 222 miliar lebih, pendapatan transfer semula Rp 943 miliar lebih.

Anggaran penerimaan pembiayaan daerah ditargetkan sebesar Rp254 miliar lebih, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Daerah (Silpa) tahun berkenaan berkisar Rp15 miliar lebih.

“Maka dengan demikian, pembiayaan netto sebesar nilai penerimaan pembiayaan. Sehingga defisit pada APBD tahun anggaran 2022 dapat ditutup dengan nilai pembiayaan tersebut. Saya berharap rancangan APBD Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun Anggaran 2022 dapat segera dibahas dan disetujui,” ujar Adil.

“Sebelum mengakhiri sambutan sidang dewan terhormat ini, perkenankanlah saya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap anggota dewan yang terhormat, saya yakin dan percaya bahwa kita semua yang hadir di sini dipayungi oleh semangat dan niat yang tulus untuk membangun Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi maju, cerdas dan bermartabat,” ujarnya lagi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *